tidak apa-apa Tot… nanti kamu juga boleh pegang punyaku. Bokep Cina “Sudah lama mas?” tanyanya.Belum sempat menjawab…Kudengar suara derap kuda dokar mendekat. Kenapa aku dipanggil tuan? Tempatnya dekat dengan perumahan penduduk tapi daerah itu sendiri cukup sepi. Sentot menunduk tak berani sama sekali melihat wajahku. Wajah Sentot memerah. Aku mulai membiasakan diri selama beberapa menit hingga bisa duduk di bawah pancuran mata air panas. Sinar yang menerobos masih cukup untuk menerangi, sekedar tahu ada orang atau tembok.Udara dingin sekarang lebih terasa saat kubuka helm yang melindungi kepalaku. Aku melongokkan ke dalam ruang itu. jadi kuputuskan membuka bajuku dan bertelanjang bulat seperti mereka.Aku mendapat pancuran ketiga di sisi sebelah kanan. Akupun dapat info bahwa aku disebut-sebut sebagai Arya Sembrani, mata-mata yang paling dicari karena selalu membocorkan rahasia Majapahit.




















