Dan entah semua itu semakin bisa aku nikmati. Bokep Rusia Daniel..” Douna mendesah ketika lidahku mulai menyentuh bagian belakang telinganya. Aku.. Nikmmaat.. Geelli..” desah Douna.Serangan bibirku semakin menjadi di leher Douna, sehingga dia hanya bisa merem melek mengikuti jilatan lidahku.Setelah aku puas dilehernya, aku mulai menurunkan tubuhkan sehingga bibirku sekarang berhadapan dengan 2 buat bukit kembarnya yang masih ketat dan kencang. Aaammppunn” rintih Douna panjang.Bersamaan dengan rintihan tersebut, aku menekan kemaluanku dengan dalam hingga mentok dilangit-langit kemaluan Douna. Uhh” aku mendesah kenikamatan.Douna tidak mempedulikan desahan, rintihan dan eranganku, wanita itu denagn buasnya mengulum, menjilat, mengocok dan mengoral batang kemaluanku.Sampai aku tidak kuat berdiri.Setelah Douna puas dengan aksinya, Douna bangkit dari posisi pertama yang sebelumnya jongkok di bawah selangkangan aku. Kami memburu kenikmatan berkali-kali, kami berdua memburu birahinya yang tidak pernah kenyang.Sampai akhirnya waktu sudah menunjukkan pukul 23.30 wib, dimana aku harus segera balik kerumah karena celullerku berapa kali tadi berbunyi.Aku meninggalkan Hotel E.. Kelluuarr..




















