“Besok Jakarta pasti banjir nih, hujan seharian gini…” gumamku dalam hati. Bokep Mom Orang tuaku tinggal di rumah yang di Kelapa Gading. Tangannya bergantian meremas rambut dan mencengkram punggungku.Ku dorong tubuh bett agar terbaring di kasur. Pukul 4 pagi, ku lihat di jam dinding yang ada di atas jendela kamar. Namun bett terlihat santai dengan kehadiranku.bett pun menawarkan beberapa pakaian dan celana pendek untuk ku gunakan tidur, beberapa milik Ayahnya yang ukurannya tidak jauh berbeda denganku. Selesai ku antarkan Pak rakka yang setengah mabuk karena bersenang-senang di klub malam, ku pacu kendaraan dengan kecepatan sedang menuju tol dari arah Pondok Indah. Aku antar ke rumah ya, gimana?”“Kamu emang pulang kemana? Ditambah aku memang orang kepercayaan Pak rakka. Dengan kedua jari, ku buka bibir vaginanya dan ku sapu lembut dengan lidahku. Ada yang bisa saya bantu?” Tanyaku ramah sambil mengerenyitkan dahi, cahaya yang redup dan hujan yang cukup deras, membuatku kesulitan melihat si pemilik mobil yang sedikit tertutup




















