Udah beli sendiri ya makannya… Soriiii…” sambil senyum manis.. Vidio Sex Dibawah aku lihat Risma lagi asik didepan laptopku. Aku ga mau mikirin lama-lama. Pantesan kamu betah lama di butik..” sambil berpindah tiduran di
pangkuanku.Reflek aku belai rambutnya yang panjang, tebal dan berombak. Kerudung biru tua, kaos putih, cadigan biru, celana
jeans biru tua. Kenikmatan ini sudah pada puncaknya. “Ini baru adil..” Aku pangku Bunga, menghadap kedepan, kearah balkon.Bunga bersandar padaku, berdua memandangi hujan diluar. Laper, tadi ga sarapan soalnya”
“Emangnya Bunda belom pulang ya? Soalnya tau sendiri lah yang naik motor jaman sekarang kaya gimana. “Tuh, pelajar kesayangan kamu manggil tuh”
“Iya deh iya..aku kebawah dulu” aku cium kembali keningnya sambil mencabut kontiku yang mulai melemas.Aku dan Bunga ke kamar mandi bersama. Manis. Perlahan aku dorong..sedikit…sedikit… hingga akhirnya amblas semua kedalam vagina yang
merah ranum. Dia masih dan selalu jadi wanita yang aku cintai, meski kondisi dan waktu menjadi penghalang
kami berdua..“Aku cinta kamu sayang…” aku berbisik ke telinganya, lalu mencium keningnya.Bunga




















