Aku berbaring, dan ia ada di atasku. Aku terus bilang ke mbak Dewi bahwa aku cinta dia. Bokep sex Kalau kamu mau, aku rela jadi istrimu, asal kau juga mencintai anak-anakku, dan menjadikan mereka juga sebagai anakmu”, katanya.Aku lalu memeluknya, “aku bersedia mbak”.Setelah itu entah berapa kali aku mengulanginya dengan mbak Dewi, aku mulai mencoba berbagai gaya. Saat itu sedang ada sinetron.“Nggak tidur Wan?”, tanyanya.“Masih belum ngantuk mbak”, jawabku.Aku duduk di sebelahnya. Lama sekali ruangan ini dipenuhi suara desahan kami dan suara dua daging beradu. Hari ini nggak ada kuliah. Dan aku menggandeng tangan mbak Dewi. Tapi aku tak yakin apakah ia cinta juga kepadaku. Ia hisap, ia basahi dengan ludahnya. Tapi saudara tiri. Dadanya mbak Dewi besar juga.




















