“Cantik mbak, Superb!!”, kataku sambil mengacungkan jempol. “Aku serius mbak, tidak bohong, pernah mbak tahu saya bohong? Bokep China Dan hari ini adalah hari ulang tahunnya. Banyak karyawannya, masalah kerjaan semua tidak serahin ke general managernya. Aku berbaring, dan ia ada di atasku. Aku lalu menurunkan terus hingga ke bawah.Ha? Banyak karyawannya, masalah kerjaan semua tidak serahin ke general managernya. Aku lalu datang kepadanya. Paginya, mbak Intan selesai menyiapkan sarapan. Hari itu juga jantungku berdebar. Mbak Intan tengah nonton tv. Hari-hari berlalu. Ia bertumpu dengan sofa, lalu ia gerakkan atas bawah. Kami mirip sepasang suami istri, mbak Intan rasanya nggak menolak ketika tangannya aku gandeng.Mungkin karena barang bawaannya banyak.Di mobil pun kami diam. Dari SMA aku selalu membuat wanita disekolah histeris saat aku berolahraga, dari bermain basket , sepak bola dll. Sampai kini pun ia masih seperti dulu, tidak berubah, tetap cantik.




















