Pagi itu badanku terasa ringan sekali.Kami bertiga turun ke coffee Shop untuk sarapan pagi. Bokep JAV Kulirik di celah korden sudah masuk cahaya terang matahari. Tidak terlalu repot, Ninik mengikuti anjuranku. Rianti berusaha memuaskanku dengan jongkok sambil mengulum dan menghisap penisku. Ninik sempat tertidur dan mendengkur halus. Belum sempat aku menemukan kata pembuka, eh dia malah menegur duluan. Dia berhasil menelan semua batang penisku lalu dia melakukan gerakan naik turun, kadang-kadang maju mundur.Mungkin dia bosan pada posisi itu, dia bangkit berdiri dan membalikkan badannya sehingga memunggungiku. “ Enak ya mas,” tanyanya. Berarti dia sudah bangun dari tadi dan sempat melihat permainan kami sehingga di terangsang. Kayaknya kalau nggak ngomongan kok aneh ya, karena perjalanan ini bakal lebih dari 12 jam. Setelah dibersihkan , Ninik kembali mengoral penisku. Aku menggamit Rianti dan membangunkan Ninik. Dia berhasil menelan semua batang penisku lalu dia melakukan gerakan naik turun, kadang-kadang maju mundur.Mungkin dia bosan pada posisi itu, dia bangkit berdiri dan




















