Aku tidak bisa bilang apa-apa lagi. Tiba-tiba aku dikejutkan dengan suara si Eve,
Jacky, boleh kami main internetnya? Bokep Mom Kan tidak ada yang tahu, lagi pula kami tidak akan menceritakan pada siapa-siapa, sungguh kami janji, si Emily mewakili mereka. Aku tertegun sejenak, karena bersamaan dengan aku meletakkan minuman di atas meja, Emily sudah melepaskan kancing terakhirnya. Tapi dengan tersenyum aku menjawab, Memangnya kenapa, kan wajar kalau saya merasa terangsang dengan gambar itu. Akhirnya kuangkat kepala Khira, kutatap wajahnya yang berlumuran dengan cairanku. Jacky.. Kesel sih boleh, tapi jangan bilang Jepang sialan dong. Umurku lebih 10 tahun darinya. Maaf, kami sangat mengganggu, kami mencari Gamha dan sudah satu jam lebih kami coba untuk telepon tapi kedengarannya sibuk terus, maka kami langsung saja datang. lanjutku lagi.Kali ini yang bule berambut sebahu dengan kesal menjawab, Kurang ajar si Gamha, katanya bulan depan pulangnya, Jepang sialan tuh!




















