Ah, ternyata dia begitu masih menggairahkan, pikirku dalam hati. Ahh.. Bokeb Kubuka CD nya pelan-pelan tanpa berusaha membangunkannya. Selanjutnya kuketahui kalo dia bernama Vero. Ooohhh..” Jeritnya. “Ahh.. Lalu kudorong perlahan. Dan crett.. Zlhebb .. Dia lalu merintih halus. “Ahh.. Aku lalu menekan lebih kuat lagi. Tapi aku tidak perduli. Keliatan dia menggeliat sebentar. Jangan.. Aku lalu membaringkan dirinya tepat di bawahku. Masuklah dengan sukses kontolku kedalam lubang kenikmatan miliknya. “Jangan ah. Terlihat dia tersenyum, tapi kulihat ada linangan air mata dipipinya. Dari situ dia lalu bercerita tentang masalah pribadinya. Kemudian kujilat celah diantara pahanya. Jangan.. “Buka aja ya celananya, biar agak enakan?” Ujarku untuk meminta izinnya. Singkat cerita, kamipun selalu berhubungan melalui telepon. Dan ketika aku meneleponnya sekali-sekali sambil mengingatkan dirinya tentang peristiwa malam tersebut, dia hanya bilang agar jangan terulang kembali dan hanya menjadi rahasia kami berdua saja.




















