lembut sekali mulut Ci Alicia mengulumnya. oohh.. XNXX Jepang Tante sih numpahin..” jawabku setengah bercanda.“Idih.. Juga buat Natasha, my mysterious friend yang udah membuka jalan hehehe.. Kamu Rio yang di Kayuputih kan?” aku tambah bingung mendengarnya.“Bukan, lho tante bukan Natasha?”.Kemudian wanita itu mengajakku berteduh di salah satu sudut sambil menjelaskan maksud yang sebenarnya. Tiba-tiba wanita itu naik ke atas tubuhku dan bersiap mengurung penisku dengan vaginanya yang lembut. Wanita itu memelukku.“Nah, sekarang giliran aku lagi Yo, kamu kan belum puasin aku dengan pentunganmu itu hihihi.. Dari bibir, lidahku berpindah ke telinganya yang dihiasi anting perak. Tubuh kami berguling ke arah berlawanan sehingga kini tubuh Ci Alicia duduk bersandar di sofa dengan posisi kedua kaki mulusnya yang mengangkang.Sambil bertumpu pada lutut di lantai, aku bersiap memasukkan penisku lagi ke dalam liang kemaluan Ci Alicia. mmhh.. Tampaknya wanita itu mulai tak kuasa menahan birahinya yang semakin memuncak.Dia melepaskan diri dari tubuhku dan memintaku untuk melorotkan celananya.










