Sorry,” ia tersenyum melihatku terbata-bata kemudian kembali masuk ke dalam.Sebentar ia sudah kembali sambil membawa segelas teh panas dan handuk yang disampirkan di pundaknya. Bokep Barat Kulebarkan pahanya dan aku hanya memberikan rangsangan di pangkal pahanya, kemudian turun dan menciumi lututnya. Bibirnya mendarat di bibirku. Bukan maksudku..” kataku minta maaf kalau telah mengorek masa lalunya.“Nggak apa-apa To. Semakin lama-semakin cepat ia mengerakkan pantatnya, namun tidak ada suatu gerakan yang kasar dan menghentak-hentak. Aku menggosokkan kedua telapak tanganku untuk mengusir dingin. Like a bridge over troubled water, I will lay me down..“Anto.. Setelah menarik kursi, aku baru sadar ternyata Umi yang ada di situ. Maksud saya, saya hanya minum saja. Air mukanya tiba-tiba saja berubah aneh dalam pandanganku.“To..!” Ia memegang lenganku.




















