“Ini duit beneran,” kataku. Film Porno Aku berhenti di tempat ngedrop barang, dan penjaga membuka pintu jaga waktu kuturunkan jendela kaca. “Bagaimana kalau setengah-setengah?”
Dia menatapku heran. “Yanti ambil bir kaleng dan rokok, dan siap bayar. “Aku ingin tahu apakah ‘si paus biru’ masih bekerja pada Maersk Line?”
Aku harus cek dulu…################################
Enam bulan telah berlalu, hujan datang dan pergi, dan udara mulai memanas lagi. Kuusapkan kedua tanganku di bahunya, turun ke tangannya, dan ke kakinya. Aku bersiul. “setidaknya dengan bantuan dikit.”
“Ma kasih om,” bisiknya sambil mengecup lembut pipiku. “Oke,” katanya sambil membuka pintu. Yanti mengalami keguguran malam itu juga… ” saat dia mulai tersedu. “Keluarkan di toket om!”
Tapi sebelum dia bisa mengarahkan ke palkon (k’pala kontol) di payudaranya, mulut palkon itu sudah memuncratkan isinya.














