Lagian kan aku udah anggep Teteh kayak kakak sendiri.” Hasni turun kembali dan meremas celana jeansku di bagian penisku.“Katanya si Junior nggak tuh” sambil tersenyum nakal.Hasni berdiri kembali dan berjalan ke arah kamar tamu.“Jangan lama-lama ya nyusulnya” sambil membuka pintu kamar tamu dan menghilang ke dlm.Aku setengah sadar langsung berdiri menuju tas ranselku yg tadi kuletakkan dekat rak TV, segera bongkar celanaku, celana jins dan CDku dan berganti dgn celana boxer longgar andalanku. Sdh tdk terhitung berapa kali dia meminjamkanku uang utk utang2ku, meminjamkan mobilnya, meminjamkan peralatan kameranya. Bokep Indo Live Kebayang dong margin mereka gimana?“Yaaah bukan gitu brey, gue ngerasa hidup gue hampa aja gak ada anak, istri gue jg ngerasa begitu.”“Yah, terus mau gimana lagi brey, mungkin lo coba usaha lagi aja selama 1 tahun maybe”“Ngga bisa brey, istri gue udah putus asa”.“Okeeeyy, trus permintaan apaan yg lo maksud?”“Ginii….” dia berhenti sejenak tdk melanjutkan kalimatnya.“Ginii….”“aaaahhhhh….




















