Saya lihat dia menggigit bibir, tapi dia tidak mencoba berontak atas kekasaranku.Saya jadi makin gila, penisku yang sudah tegang langsung saya sodok ke lubang senggamanya, ketika masuk…, aduh enaknya bukan main. Film Porno Jangan disitu…, aduh, sakit bangeet…, jangaan…”, saya lihat dia sampai keluar air matanya karena kesakitan, tapi sudah telanjur, penisku sudah masuk semua, perih juga sih, tapi jepitannya betul-betul membuat mataku nanar. Ririn melirik genit terus matanya dikedipin.“Ririn masih ada waktu satu setengah jam lagi kok…”.“Terus?”.“Kata pacar Mas, Mas suka mainin memeknya”. Saya tegang banget, saya cepetin langkahku sambil menahan ngilunya penis saya yang kejepit CD.“Mas Andi kecewa ya pacarnya tidak ada?”, tiba-tiba suara Ririn menghentikan langkahku. Sakit banget…, sialan. Lalu tangannya meremas penisku yang sudah tegang banget.“Wow…, keras banget. Terus saya angkat kedua kakinya ke atas, langsung saya arahkan penisku ke lubang pantatnya.




















