Aku tidak sabar kembali melihat tubuh mulus Minoru, aku bergerak maju agar dapat menyorot lebih jelas.Tubuh mungil gadis Jepang ini sangat mempesonaku, kulihat jelas semua lekuk tubuhnya. Minoru mengerti, dia juga ingin cepat-cepat menyudahi semua ini.Hanya dalam beberapa menit, Minoru berhasil memainkan kontolku dengan tangan dan mulutnya hingga aku berejakulasi. Bokep Brazzers Dia terpaksa berbaring di kasur menunggu dikerjai, sedikit menangis dia menunggu penderitaan. “Bangun lah…”, perintahku agar dia tidak Cuma berbaring di kasur. Aku tidak sabar kembali melihat tubuh mulus Minoru, aku bergerak maju agar dapat menyorot lebih jelas.Tubuh mungil gadis Jepang ini sangat mempesonaku, kulihat jelas semua lekuk tubuhnya. Sambil membawa beberapa botol bir lagi dan rokok, kami pulang dan hanya menunggu ke datangan Minoru. Lalu ku lempar peralatan Zenit hingga berantakan di lantai, agar Zenit tidak curiga ketika dia tiba-tiba terbangun nantinya.Aku lalu menindih tubuh Minoru, hangat sekali, susunya mengenai dadaku. Zenit kali ini ingin berpesta untuk kemenangannya melalui masa perkuliahannya.“Selamat bro… IPK 4




















