Aku mulai mengarahkan prop USG ke arah Jantungnya dgn menggesernya dari daerah perut. “Rugi, kalau aku tak klimaks” pikir aku. Bokep Cina “Biarin” pikir aku, selama dia mampu menjualkan alat-alat medis perusahaan, dia tetap layak dipertahankan sebagai karyawan marketing yg digaji dgn baik. Aku dan Diana tertawa sewaktu nampak adanya batu kecil di Ginjal sebelah kiri Pak Sebastian, Pak Sebastian langsung meringis kawatir.“Tenang saja Pak, masih kecil sekali, pakai obatpun aku harapkan bisa hilang”. “Ekh..ekh..ekh”.terus menerus suara Diana terdengar keenakan. “Pak, masukin.pak” Diana memohon. Diana tentu saja tak boleh pulang hingga malam tersebut, karena sebagai bagian Marketing diapun akan mendapat share keuntungan 5 % dari nilai transaksi ini. Waktu tangan kanan aku memegang dan menggeser prop USG, entah dari mana mendadak refleks tangan kiri meremas buah dada kanan Diana. Aduh…”Kemaluanku” mendadak bangkit ditengah malam ! Diana tentu saja ikut terlibat dalam transaksi ini.




















