Setiap kali bertemu aku selalu menceritakan rumah tangga aku dengan Mas Seno.Saat itu Hendra selalu memberikan nasehat agar aku selalu sabar. Bokep SMA Aku dan dia tak tahan sudah sangat capek. Hendra membuka lingerieku aku hanya mengikuti saja. Tangannya kembali bermain di memekku yang besar yang rimbun akan bulu-bulunya, “memekmu menggemaskan..” ucap Hendra.Pemandangan yang sangat indah menantang Hendra untuk segera memainkannya. Rasanya hambar berhubungan seks dengan Mas Seno, tapi mau bagaimana lagi ini sudah kewajibanku. Selama 3 bulan itu berasa 3 tahun, hanya materi yang aku dapat.Batinku tertekan karena selalu jauh dari suamiku dan kebutuhan akan seks tidak terlampiaskan. Memang benar apa kata Hendra, masuk ke kamar ada ruang tamu bed 2. kecup lagi lubang memekku,” kata-kata itu keluar dari mulutku. Padahal di samping aku ada Bik Sumi, aku takut jika mereka terbangun melihat aku tidur dengan Hendra.“Hen, apaan sih kok tidur di sini..”
“Aku pengen menikmati malamku bersamamu Rin..”
“Jangan Hen, aku sudah berkeluarga aku nggak mungkin menghianati




















