No info
“Kamu betul-betul hebat Reni,” puji Kapten Jack sambil mencium bibirku.“Reni jangan kau anggap aku sdh kalah, tunggu sebentar..”Dia bergegas menuju lemari kecil, lantas mengambil sesuatu dari botol kecil dan menelannya lantas membuka kulkas dan mengambil botol minuman sejenis Kratingdaeng.“Sini Sayang..” ujar sang kapten memanggilku mesra.“Istirahat dulu kita sebentar, ambillah minuman di kulkas utkmu,” lanjut Kapten Jack.Kubuka kulkas dan kuraih botol kecil seperti yg diminum Kapten Jack. Ternyata KM.Ciremai sdh berlabuh, aku melihat hiruk pikuk penumpang berebut menaiki tangga, aku tergolong calon penumpang yg terakhir, dgn sisa-sisa tenagaku, aku berusaha lari menuju KM.Ciremai, aku hanya menggendong tas punggung yg berisi pakaian 3 potong.Aku sdh berada di dek kapal kelas ekonomi, tp hampir semua ruangan sdh penuh oleh para penumpang. Bokep Mama Aku harus optimis.Pada suatu hari di bulan September, tahun 1998 aku pamit kepada keluargaku utk merantau ke Jakarta.





















