“Coklat panas, mungkin bagus yach buat kamu…” tanyanya. Ia
memintaku untuk ikut ke ruangan kerjanya yang terletak di dalam kamar
pribadinya, semula aku menolak karena tidak sopan masuk ke kamar
seorang wanita yang suaminya tidak di rumah. Vidio XNXX Sejak
saat itu aku semakin sering bermain ke rumah Bu Lia, yach untuk
membantu Bu Lia menyelesaikan pekerjaannya (hee… heee.. Tapi karena sedikit
paksaan aku mau juga. Aku begitu gemas dengan benda
kenyal yang semakin mengeras itu, makanya kukeluarkan jurusku yang
pernah kubaca di buku-buku tentang cara membuat pasangan lebih
terangsang, tapi untuk pengalamannya baru ini yang pertama.Aku kemudian turun ke bawah dan terus ke
selangkangannya, baunya harum, jauh dari yang kuperkirakan sebelumnya,
tanpa pikir panjang aku kemudian menjilati klitorisnya hingga semakin
keras desahannya. Tapi setelah menjelang ujian tengah semester
aku mulai curiga dengan gerak-gerik dan perhatiannya padaku. Tanpa kesulitan aku
sampai alamat yang dituju karena memang aku sudah hafal keadaan kotaku. Cairan pelicin
vagina Bu Lia mengalir dengan derasnya sehingga menambah mudahnya
pergesekan dinding vaginanya dengan batang kemaluanku, hingga berbunyi,
“Belbb… clebb… bleeeb… clebb…”
Lima




















