Sangat kontras dgn pahanya yg berwarna gading.Aku merinding. Tak peduli dgn segala kegilaan yg sesertag terjadi. Bokep Mom Sebelah lututku menyentuh karpet. Kebasahan yg dikelilingi rambut-rambut ikal yg menyelip dari kiri kanan G-stringnya. Aku mengulurkan tangan untuk meraba celah basah di antara pahanya. Bu Tiara menopangkan kaki kanannya di atas kaki kirinya. Hisap! Sebab gemas, kukecup berulang kali. Indah. Sayu. Tiba-tiba saja Mbak Tiara merapatkan kedua pahanya sambil menarik rambutku.“Nanti ada yg melihat baygan kita dari balik kaca. Bu Tiara terkejut sejenak, lalu ia tertawa manja sambil mengusap-usap rambutku. Akibat kecupanku, Bu Tiara menurunkan paha kanan dari paha kirinya.Serta tak sengaja, kembali mataku terpesona melihat bagian dalem kanannya. Jika kedua lututnya rapat kembali, lirikanku berpindah ke betisnya. Serta dgn cepat membenamkan wajahku di G-string yg menutupi pangkal pahanya. Pahanya menjepit leherku sehingga aku tak bisa bergerak. Aku tak peduli walaupun ada nada perintah di seTiarap kalimat yg diucapkannya.




















