No info
Puluhan helai rambut kemaluan Maudy kini berada di genggamannya. XNXX Jepang Rambut kemaluannya yang tak lagi selebat semula, tampak basah, melekat ke kulit yang kemerahan, bekas cabutan yang brutal tadi. “Eiiii….jangan kurangajar ya!” pekiknya.Lelaki itu tertawa. “I…i…iya….” “Bagus, kalo gitu, lu sekarang harus tanggungjawab,” “Tanggungjawab?” “Iya…****** gue udah ngaceng…lu harus lemesin pake mulut lu…” “Iiihhh…nggak mau…jangan…” “Tinggal pilih, mulut apa memiaw!!!” bentak lelaki itu, kali ini sambil menggerakkan pinggangnya hingga penisnya kembali menyentuh vagina Maudy. “Nggak usah nangis…kata dokter Boyke, orang kagak bakal hamil kalo nelen mani…he…he…” kata lelaki terakhir. Lagian memiaw lu sekarang udah siap…nggak bakal sakit deh…” kata si pemilik penis. Lipstik merah tipis membuat bibirnya yang indah itu makin menarik. Maudy dengan pandang mata jijik dan takut memandangi penis lelaki yag tadi mengunyah vaginanya.Maudy belum pernah melihat penis sebesar itu, tampak begitu kokoh dengan urat-urat di sekelilingnya dan kepala penis yang keunguan saking banyaknya darah terjebak di situ.





















