Aku memang sudah 3 bulan ini single setelah putus dengan boyfriendku yang ketahuan menduakanku. Aku kembali ke cubicalku untuk meneruskan pekerjaanku, namun bagaimanapun aku tidak bisa berkonsentrasi dengan baik lagi karena masih terbayang-bayang kejadian di ruang Pak Hendro tadi, selangkanganku terasa sangat basah.“Devi…Devi…come on, you must finish this one!” aku menyemangati diriku sendiri sambil meminum kopi dari gelasku.Susah payah aku menghimpun lagi konsentrasiku dan mulai kembali memasuki dunia angka-angka pada daftar rekap di meja kerjaku. Bokep Jilbab/Hijab Aku mulai agak semangat lagi setelah meminum segelas kopi . Eranganku semakin menjadi-jadi, tangan kananku meraih kepalanya, topinya terjatuh, kujambak rambutnya yang keriting itu.“Dev…you’re such a bitch…sama satpam aja lu mau” suara hatiku mengiang-ngiang dalam diriku, namun aku sudah sangat terangsang dan menginginkannya, peduli amat dengan norma-norma itu, aku sedang tidak in relationship dengan siapapun, lagipula aku juga pernah terlibat one night stand dengan beberapa pria, hanya saja belum pernah yang level Pak Oskar yang seorang satpam dan beda ras




















