Masih dgn posisi berdiri, aku pun menarik tangan Niken dan mengarahkannya ke celana ku. Sepuluh menit sudah ku genjot vagina Niken sambil sesekali ku hisap dan ku remas payudaranya yang bergoyang seirama kocokan penisku. Vidio XNXX Meski begitu, aku belum merasakan ingin mencapai klimaks. Aku sendiri tidak banyak berbicara karena aku memang tipe orang yang pendiam.Tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul 9 malam. Dengan penuh nafsu, Niken membalas ciumanku dan mengigit gigit lidahku sesekali. Penisku terasa semakin terjepit oleh vagina Niken yang berkedut keras. “Sebentar aku ganti baju dulu ya, Mas…” Aku memerhatikan Niken dari belakang. Secara perlahan, ciuman terus menurun sampai akhirnya tiba di vaginanya yang sudah basah, merah dan merekah itu. “Hhhhh, enak sayang, terus kayak gitu, hhhhh…” Erangku pelan.Aku pun menikmati hisapan Niken dibatang kemaluanku sambil meremas payudara Niken. Penisku keluar masuk dengan irama pelan. Niken pun kaget dan sempat berteriak, namun teriakannya tidak lama karena ia melihat aku lah yang memeluknya dari belakang.










