“Ohh yess.. Bokep Japan Sial, lu.” Aku agak kesal juga, merasa dikerjai. Si Kiki udah horny berat nih. hhuuhh.. hheehh..” Ayu memejamkan matanya menikmati sensasi yg luar biasa. Beliau ini masih keluarga keraton Solo, tapi sudah amat sangat liberal dan sudah nggak ada lagi tanda-tanda kekeratonannya. “Kenapa, Fred? lagi ngapain kamu?”
“Aku lagi meeting nih. Kira-kira setengah jam kemudian dia sudah sampai. Tebakanku tingginya cuma 160 saja. aahh.. Kulirik istriku, Kiki, hanya mesem-mesem aja. “Yuk, turun. We will start to realize your fantasy, man.” Penisku langsung tegang membayangkan apa yg akan terjadi nanti. Ternyata dia masih memakai baju tidurnya yg berupa kaos you-can-see dan hot pants warna biru muda dengan kaki telanjang. oohh yess.. Ma kasih ye, bos!” Sambil ngomong gitu dia nengok ke belakang sambil matanya melirik ke paha istriku yg terbuka 1/2-nya akibat rok mini putih nan tipis itu. Kiki jadi rada kikuk, dan kulirik Ayu malah mesam-mesem doang. “Idih, amit-amiit! Kalau obrolan yg menyerempet soal




















