“Ananda!” dengan senyum manis dia menerima uluran tanganku. Film Porno “Adietya!” kataku pendek. Aku hanya tersenyum mendengar Dina mengatakan itu. “Pa, Ma, Ini teman Ananda yang pernah Ananda ceritakan sebelumnya” terang Ananda kemudian. Terima kasih atas kepercayaan yang Om berikan”jawabku kemudian. Eh”jawabku gugup. Dengan sopan aku menganggukan kepala kepada mereka, sambil tersenyum ramah. Kebetulan ada kelas pagi jadinya aku berangkat lebih awal deh” jelasku sesaat setelah Dina dan temannya duduk“Oh iya Diet, kenalin ini anak baru di kampus kita” Dengan ramah Dina memperkenalkan temannya. “Kamu tahu khan, kalau di kampus banyak cowok yang menaksir kamu” terangku kemudian. “Maaf Diet.. “Oh.. “Oh.. Dan kebetulan aku bersama teman-temanku bermain musik akustik di cafe itu setiap 3 kali seminggu. “Tumben nih cafetari rame, sampai nggak ada satupun meja kosong” Kata Dina menambahkan.




















