Herlin tersenyum dan memberikan kartunamanya kepadaku. Bokep Herlin semakin ngakak, “Vito.. kamu lihat juga
dong, susuku kan kecil juga. “Aku ingin memberikan mahkotaku ini kepada orang
yang ku cintai. Kulihat wajah Herlin begitu damai dengan nafas yang masih agak
memburu. Keluarin aja.. ngga tahan lagi.. ehm.. ekonomiku
pas-pasan, dan yang terutama, aku sudah punya istri dan anak.. Aku terhenyak, tapi dia kembali
menarikku dan memagut bibirku dengan penuh nafsu. “Apa yang membuat Ibu
berpikir demikian? Jari-jarinya yang lentik terasa dingin saat menyentuh
batang kemaluanku. Barangku memang tidak panjang, bahkan bisa dikatakan ukuran mini. “Saya dengar-
dengar cerita tentang Bapak, saya ingin bertemu dengan Bapak, kapan Bapak ada waktu?” “Saya selalu ada
waktu Bu, silakan datang kapan saja Anda suka.”10 menit kemudian, gadis muda berusia 22 tahun ini telah ada didepanku dan menceritakan segala
keluhannya.




















