Kucium bibirnya sambil kutuntun tangannya ke arah batang kemaluanku. Bokep Live uuh.. Lalu perlahan-lahan kuturunkan celana pendek dan celana dalamnya. Aku mesti lebih cepat bertindak sebelum akal sehatnya menguasai dirinya. Half done. Ia sedikit berontak tapi kueratkan tanganku di kepalanya. Kutarik pelan tangannya ke arah ruang tamu. Kuambil sebatang rokok. Kucoba mencari tahu dengan siapa pacarku pergi. shh..” nafasnya kembali memburu tetapi pahanya kembali membuka. Hanya insting, tapi kuat sekali. Aku sangat marah. pengen liat pulang jam berapa dan dengan siapa,” lanjutku ketus. Mungkin juga di wajahku.Segera aku keluar dari mobil untuk menutupi rasa malu. Tenggorokanku terasa di amplas. “Eh? Sewaktu ia memutar handel pintu sengaja aku pura-pura melihat mobilku dan menabraknya. uuhh..” aku tak tahan lagi. Tenggorokanku terasa di amplas. Kususul ia ke dapur. “Aasshh.. sshh.. uuhh..” aku tak tahan lagi. Aku mencintainya hampir dengan seluruh hatiku. kamu baru minum?”
“Eehh,” sahutku, aku tak tahu pasti itu jawaban atau erangan.




















