Ratih sangat menyukai sikapku yang melindungi dan menyayanginya. Tanpa sengaja tanganku merangkul kursi sebelah dan menempel di punggung Ratih. Bokep Barat Bukannya sombong tapi yah.., cuma begitu saja.Tanpa sadar saya senyum-senyum sendiri, ketika ia menegurku,“ Ndah, kamu duduk di sebelahku yah ”, pintanya. Dengan gaji yang lumayan tinggi, saya sebenarnya sanggup menghidupi kami berdua dengan 3 orang sekaligus, misalnya. Cuma kadang saya sangat risih melihat semut. Kecil dan menantang, kuelus dan kujilati, akh harum, keringatnya mulai keluar satu-satu agak asin.Ahhh… saya semakin gila. Telapak tangan kananku mulai meraba dan meremas bahu dan terus turun ke punggung, pinggang, dan berhenti di antara dua kantong ssaya di belakang jeansnya. Jantungku berdesir dan mulai berdegup kencang. Saya tidak tahan, kulumat lagi bibirnya dan kubuka pelan dengan mulutku, dan kami berpagutan lagi. Tidak sepertiku, ceroboh.Kalau di dapur saat dia memasak saya merengkuhnya dan mengecup lembut lehernya.Saat itu serasa kami sepasang suami istri selayaknya, mendudukkannya di meja dan biasa saya rentangkan kedua




















