“Welehh… makin berani kamu ya?…”, tangannya menepis tanganku yang mulai mencoba menjamah lengannya. Bahkan Ayah menyempatkan diri hadir dalam wisudaku dulu. Bokep Crot Aku segera menurut dan menanggalkan celana panjang dan sekaligus celana dalamku, memperlihatkan batang penisku yang dari tadi sudah mengeras dan mengacung ke atas. “Yaa… saya kan alim Mbak… he3x…”
“Ha3x…. Aku dibesarkan di kota kelahiranku sampai SMU dan kemudian menjutkan kuliah di Jogja. Rupanya selera ayah mengikuti tren selera pria masa kini yang cenderung mencari “susu” yang montok dan goyangan pantat yang bahenol. Kini 100% aku sudah menguasai Mama Winda. Dadaku berdegup kencang, birahiku langsung naik ke ubun-ubun. Sebelum menemani anaknya tidur, Mama Winda masuk kamarnya untuk bertukar pakaian tidur baru kemudian masuk kamar anaknya.




















