Perut mulai terasa keroncongan. Bokep STW Paduan yang senada.Selagi asyik memperhatikan ke-ayu-an wajahnya, wanita itu tampaknya sadar sedang kuperhatikan, Ia menoleh kepadaku. Sebentuk lesung pipit tercipta ketika ia tersenyum, menghiasi kedua pipinya, menambah kecantikan alami wajahnya.Tak berapa lama, bapak pemilik warung membawakan pesanan teh hangatku dan sapaannya membuyarkan aktifitasku yang tengah mengaggumi indahnya ciptaan Tuhan Sang Maha Pencipta“Ini teh hangatnya dulu pak, nasi gorengnya masih menunggu,” ujarnya.“Iya pak, terima kasih,” jawabku.Aku pun menyeruput teh manis hangat tadi. AC mobil sengaja kumatikan, Jendela serta sunroof mobil kubuka. Wajah wanita itu terlihat lelah, matanya sedikit terpejam.“Pasti wanita dan anak-anak itu keluarga dari bapak yang sedang membetulkan mobil di depan,” batinku.Di bawah penerangan cahaya lampu neon, kuperhatikan wanita itu dengan seksama. Untuk menangkalnya aku mengambil sebatang rokok mild kegemaranku dan menyalakannya. Hehe. Kalo dari penampilannya aku sedikit bisa menerka bahwa profesi bapak itu seorang Ustadz atau minimal guru agama.




















