Ooh.. XNXX Bokep Oohh..” rintihku..Beberapa kali tubuhku tersentak-sentak ketika lidah si Ucup menyodok-nyodok liang vaginaku.. Tampak Ucup membawa jari tangannya itu ke hidungnya.. Tetapi untuk menghilangkan kesan sengaja.. Lalu aku direbahkan di atas ranjangku.. Hingga akhirnya aku mencapai klimaks.. Lalu si Ucup menempelkan kepala batang kemaluannya ke duburku dan dengan hati-hati mendesaknya ke dalam.. Geli.. Iyaa.. Aku sedikit terkejut, tampak Ucup berdiri sembari memperhatikan diriku, dan hal ini membuat aku jadi penasaran.. Aku mendesis ketika Ucup menarik jarinya dari dalam duburku.. Oohh.. Sampai akhirnya mereka berdua terkulai lemas. Aku tidak mau Nina melihat kejadian ini.. Si Ucup memang perkasa..Cukup lama juga dia mengenjot lubang pantatku hingga.. Lalu tampak Ucup tersenyum dan menjulurkan jari tengah tangannya itu ke bibirku, sekilas akupun mencium aroma itu..Entah kenapa.. Lalu ia menjilati lutut kaki kananku..Terasa geli ketika lidah si Ucup menari-nari di atas lulutku itu, dan jari tangan kanannya masih tetap tertancap di dalam duburku..




















