Saat tersentuk, tubuh Nisa laksana tersetrum, seraya melenguh “Uhh….”. “Gitu aja ?” tanya Nisa. Bokep India Kemudian aku berdiri, membuka kaos dan celanaku, shinga kini aku dan Nisa sama-sama bugil.Sesaat aku memandang tubuh Nisa. Aku pun gak tega melihatnya kesudahannya aku cabut penisku. Berhubung dia gunakan celana berkaret, aku dengan gampang memasukkan tanganku. Dari vaginanya pun aku menyaksikan darah mengalir. Aku memang punya kasur cadangan guna persiapan kalo ada family ato rekan yang inginkan menginap.“Nis anda tidur di kamar aku aja ya, tuh aku dah siapin” kataku ke Nisa. Mobil ku di sebelah sana.” ajakku ke Nisa untuk naik ke mobil.Setelah menghidupkan mobil dan mengemudikan keluar areal parkir, aku bertanya ke Nisa “Mau kemana nih Nis ?” tanyaku. Perkataan Nisa laksana menghapus keraguanku entah kemana. “Kenapa Yan, aku tidak cukup cantik ya ?




















