Nampak wajahnya merah padam setelah mengalami klimaks-nya, serta malu karena melakukannya denganku. Ingin lagi ? Bokep HD Jepitan kaki di pinggangku menguat. Tubuhnya bergerak seperti kuda Sumbawa yang melonjak-lonjak liar,“ Fitri … Oughhh… aku mau keluar Fit… Aghhhh… ”, ucapku menjelang klimaks.Tidak lama kemudian kurasakn denyutan kencang di batang kejantananku dan,“ Cruuutttt… Cruttt… Cruttt… ”,Pada akirnya aku-pun menyemburkan spermaku di dalam liang senggama-nya, saking banyaknya spermaku, sampai-samapai spermaku tertumpah keluar dari liang senggama-nya. Kucium bibirnya lembut, kubimbing lagi tangannya untuk meremas dan mengurut Penisku. Perlahan-lahan dan semakin lama semakin cepat. Setelah memarkir aku mulai masuk kehutan. Jepitan kaki di pinggangku menguat. Ketika dia sedang iseng menyusri hutan pinus, dia menemukan gadis yang sedang melamun. Terlihat wajahnya merah karena malu. Saat itu aku benamkan dalam-dalam Penisku, denyu demi denyutan pada otot-otot alat kelamin kami saling memberikan kenikmatan yang luar biasa.Setelah puas menikmati sisa-sisa klimaks kami, kami berpelukan dengan badan bersimbah keringat. Fitri semakin terangsang, dengan desisan pelan serta




















