Sekali-sekali dirinya menggigil menahan dinginnya cuaca malam itu. Ramah tidak diterima dilingkungan keluarga lagi bang. Bokep Colmek Baru Ramah tahu mulai dari perteman tadi dianya ngomong aku rekam. Ramah kupeluk, kusayang, akhirnya Ramah mengalah memberikan rekamannya.Ramah yang marah akhirnya bisaku redahkan kemarahannya. Aku terkejut dan malu melihat Roni telanjang bulat di hadapanku, dadanya yang kekar ditumbuhi bulu-bulu halus. Rupanya abang wartawan pantasan abang mulai dari tadi ngebutkali mendengar kisah Ramah kenapa terjuan kedunia malam”.Ramah yang dari tadi nakal, kontan langsung terdiam dan membelakangi aku. Mulai dari ujung rambut kuperhatikan sampai ujung kuku serta seisi dalam kamar itu sebulum masuk. Tiba waktunya aku pun menunggu angkot berjanji jumpa di sipang Amplas. Dia senyum sambil memelukku sambil bertanya. Tapi lain jawaban pelayan “bang minumannya sudah dibayar om tadi”. Nanti sakit, inikan masih hujan…! Roni masih malu-malu untuk menyewa gubuk buat kami berdua yang di luar. sebelum pergi meninggalkan café kuberikan tip sama pelayan café yang menemaniku untuk pamitan pulang.Sampai




















