“Istirahat dulu.. Bokep SMA Kita lagi nanggung dan bugil begini masa temenmu disuruh masuk..?” sergahku. Rintihan dan jeritannya seakan tak kupedulikan. Seerr.. Kedua kakinya meregang ototnya. “Gitu yah, enggak puas dengan aku kamu dengan Lina,” hardik Mbak Santi dengan nada manja, pura-pura marah. “Shh.. Aku jongkok di pinggir tempat tidur,
kutarik kaki Mbak Santi sampai bokongnya berada di tepi ranjang. Menyangga tubuh bagian bawahnya. Tiba-tiba tangan Mbak Santi menarik tanganku yang tersampir di pahanya. aahh..!” desah Mbak Santi. “Akhirnya saya berhasil membuatmu mencapai puncak kenikmatan sayang,” kata Mbak Santi sambil memeluk dan menciumi bibirku. Ketika kudorong dia meremas rambutku kuat-kuat. “Sayang..,” dengusku sambil terus mencumbunya. Sementara penisku masih anteng dan melesak-lesak ke dalam vagina Mbak Santi. Melihat wajah cantik yang melemah itu, genjotanku dipercepat.




















