Kulihat penis Ale’ dan Barry yang
berada disisiku yang satunya sudah berdiri tegak. Bokep Ojol Bbarryy.. Samar samar terlihat puting mereka
menonjol dibalik kaosnya.“Sini sayang, kita sarapan dulu,” ujar Ale’ sambil mengeluarkan kursi
disebelahnya.Setelah menunggu aku duduk, ia pun duduk di kursinya. Ah..” desahku sambil memuntir muntir putingku sendiri.Ditengah jalanan yang macet antara puncak dan jakarta, didalam mobil
porche nya yang berkaca hitam, aku membuka resleting celananya, dan
mulai mengulum penisnya yang sudah mulai mengeras. Aahahh.. Mmmhh..”Dengan irama 3 kali tusukan pelan dan 1 kali tusukan cepat dan dalam,
membuatku melayang dibuatnya. Kulirik Micky
yang sedang mengoleskan penisnya dengan madu. Ssshh.. Aaahh..” jeritku.. Aaahh..” jeritku.. “Samaa ssayy.. Ennakk.. Ada yang ngajarin
ya?” ujarnya sambil tersenyum dan melirikku nakal. Nanti kalau sudah selesai, langsung ke
ruang makan ya,” ujarnya sambil mencium keningku.Sekitar setengah jam aku berendam melepas lelah. Sekalipun sudah
basah, tapi tetap saja, penisnya yang berdiameter 5 cm itu tidak dapat
masuk dengan mudah. Shh.. “Ke puncak yuk say..” ajak Ale’ pacarku tiba-tiba sambil memeluk badanku
yang kecil (160cm/54kg).Dia




















