Aku perlu waktu sekian detik untuk meluruskan kembali pikiranku yang sudah ngeres banget. Vidio Porno Gayaku memotret seperti orang pro, padahal aku dak-dik-duk juga.Setengah rol pertama Lia agak kaku, tapi selebihnya ia mulai luwes. Sementara sisanya berhasil kucetak hitam putih, dengan hasil yang juga menyedihkan. Untuk itu telah kusiapkan pula 10 rol film merk kodak ektar asa 100. Doi tidak menjawab, tapi memasang pose siap. Gayaku memotret seperti orang pro, padahal aku dak-dik-duk juga.Setengah rol pertama Lia agak kaku, tapi selebihnya ia mulai luwes. Sekilas tampak buah dadanya seperti besar, puting susunya mengintip samar-samar dari balik Kamisol-nya.“Ya begitu..!”
Lia tersenyum manis sekali menghadap ke kamera, rambut sebahunya jatuh ke depan menutupi sebagian wajahnya yang cantik. Dia meninggalkan kami berdua ke luar ruangan. Kadang-kadang aku dapat mengintip celana dalamnya yang berenda di sela-sela pangkal pahanya.Pada saat ia duduk tepat menghadap kamera, walaupun pahanya ditutup rapat tapi seragam rok mininya itu pendek sekali.




















