Adel mulai bergoyang maju mundur. Jadi hanya istri dan mertuaku saja yang pergi ke Bogor.Singkat cerita, kurang lebih hampir 2 jam aku menunggui tukang service AC sampai selesai dan setelah itu aku mengisi waktu luangku untuk menonton film dvd yang jumat sore kemarin aku beli di point square. Bokep India Kuremas dan kupilin putingnya. Pikiranku sudah melayang gak karuan, binguna mesti ngapain, mana kontolku masih ngaceng aja, apalagi ditambah duduk disamping gadis seksi yang cantik dan putih mulus. Kami saling menatap. Kujilati lehernya. Bibirnya, lidahnya semuanya tak luput dari jilatan dan emutanku. Terus kujilati pahanya.“Ssstthhh…aahhh…enak banget om…” desahnya. Kembali kucium lembut bibirnya.“Makasih sayang aku sayang kamu” kataku.“Sama-sama sayang, aku juga sangat sayang kamu….” sahut Adel lirih.Kami tidak tahu apa yang akan terjadi akibat hubungan ini. Kedua toketnya pun ku remas, putingnya yang masih bewarna pink kupilin, kujilat dan kuhisap bak anak bayi yang menyusu pada ibunya, Jika sudah begini acar memasakpun jadi batal.




















