Buat besok sarapan aja yaa.. Bokep SMA Aku terhenyak merasakan celana dalamnya yang sudah terasa basah seperti terkena tetesan air. Aku tak tahu pasti.Disaat aku masih berusaha sadar itu perlahan mbak nila kembali mendekat. Menjahili mungkin kata yang kurang pas, yang lebih tepat mungkin adalah mencabuli.Ya, mbak nila secara tiba-tiba sudah menggengam batang kemaluanku erat-erat dan meremasnya perlahan. Aku dibuatnya jadi terus menggeliat-geliat. Hmm, tapi janji ya jangan cerita ke siapa-siapa. Entah kenapa aku tak bisa menolak dan ikut menggerakan tanganku seperti keinginannya. Mbak nila.. Seketika semua ingatanku kembali, apa yang telah terjadi semalam, bagaiamana detailnya, dan apa saja yang sudah kulakukan dengan mbak nila. Entah takut spermaku jatuh menetes kemana-mana, atau memang ia begitu sayang dengan cairan kotorku itu. Belom makan ya? Udah ah mbak, pundung nih aku..”“Hihi iya iya.. dendem ya kamu mbak godain tadi? Aku terhenyak merasakan celana dalamnya yang sudah terasa basah seperti terkena tetesan air.




















