Aku pompakan kontolku dengan penuh gairah.Sementara Lina pergi ke kamar mandi dan mengurung diri di sana. Bokep Kukorek-korek anusnya dengan jari tengahku. “Ooogghh… ssshhh… enak sekali Mbak”, ucapku. “Ooooohh… sayang…!” Mbak Santi merintih nikmat. Kami sama-sama merasakan kehangatan yang nikmat. Crroootttt….crrootttt….croottt… air maniku keluar dengan derasnya ke dalam memek Mbak Santi dan Mbak Santi pun menikmatinya. “Sayang…, kita pulang, yuk..,” katanya. “Saya ingin istirahat”. Saat saya berdiri dan melihat Mbak Santi “ON” berjoget dengan erotisnya, tak lama kemudian Mbak Santi menghampiri dan merapatkan tubuhnya yang mulus itu ke depanku… Ia mengenakan t-shirt putih dan celana warna gelap.Dalam keremangan dan kilatan lampu diskotek, ia nampak manis dan anggun. Dengan kepandaianku mengelola saat itu saya telah memiliki banyak pelanggan di bengkel Kebanyakan dari mereka adalah para karyawan yg bekerja di wilayah perkantoran itu.




















