Fella tersenyum puas. Aku tunggu ya.”
“Okay.. Bokep Crot Fella tidak mau duduk. Kupikir enak rasanya..” Aku menghentikan memasukkan jari ke anusnya tetapi tetap bermain-main di sekitar anusnya hingga membuatnya geli. “Enak lho..” sambungnya sambil menjilat telingaku. Aku kembali duduk dan memesan hot tea. Ini malam pertama aku main keyboard sambil menyanyi.”
“Oh ya? Untuk Mr. Kukocok lagi dengan gencar. Fella berteriak makin keras. Tit.. Sambil bermain dan bernyanyi, matanya menatapku. Cukup lama kami berpacu dalam birahi. “Payudaramu seksi sekali, Fella.. Dia ikut bernyanyi. Jadi, dengan jelas Fella bisa melihatku. Dia membalas menyiramku dan kami sama-sama basah kuyup. Aku Boy. Beberapa saat kemudian aku berhenti. Suaranya sexy sekali. “The Boy From Ipanema, please.. Bibir kami saling berlomba memberikan kehangatan. Lampu hijau nih. Tapi aku tak menyerah. Mulai dari ujung lidah sampai akhirnya dengan seluruh lidahku, aku menjilatnya. Aku merasakan payudara Fella makin tegang. Its nice, Boy..




















