“Dasar… Nov, kita pulang yuk.”
“ayuk.”Novita lalu membayar makanan sementara aku langsung menuju mobilnya. Kami pergi kesana terus kami memesan meja di tempat bebas rokok yang sepi dan tertutup.Setelah selesai makan, aku dan dia yang duduk bersebelahan menumpahkan rasa kangen. Bokep Family Kamipun tertidur, dan sorenya pulang.Kami masih kontak beberapa minggu, hingga ada satu kejadian jelek yang aku dan dia alami. Sesampai di rumah, pikiranku kacau karena cupang itu, aku langsung nge-sms dia,
“Nov… aku kepingin cupangnya bukan di leher, aku pingin di dada, aku juga pingin buat cupang di dada kamu.”Aku kira dia marah, tapi dia malah ngebalas,
“Gung, aku sayang ma kamu, kalau kamu buat cupang di dadaku boleh kok, selain itu sebagai tanda sayang aku, aku pingin 3d.”
“Apaan tuh 3d?”, balasku.




















