Tampak sekali ia menahan diri dan mengalihkan pandangan saat memberikan minuman kepadaku. Kubuka mata dan kutatap wajah Haris yang tampak serius memijat kakiku. XNXX Jepang Mataku terpejam. Haris duduk di pinggir ranjang dan mulai memijat betisku dari bawah lutut sampai hampir mencapai pergelangan kakiku yang dibalut perban. Penisnya yang besar dan berotot mengacung dengan bangga. Tak lama Haris memijat sampai kurasakan kenyamanan dalam tubuhku berangsur beralih menjadi perasaan berdesir yang aneh setiap kali tangan kekarnya menyentuh kakiku. Tanpa tergesa-gesa, Haris mengecup bibir, pipi dan leherku dengan lembut dan mesra, sementara kedua lengan kekarnya memeluk tubuh lemasku dengan erat, membuatku benar-benar merasa aman, terlindung dan sangat disayangi. Kenikmatan merebak perlahan, berpangkal dari vaginaku ke seluruh tubuhku, membuat pandanganku gelap dan kepalaku terasa melayang. Haris memapahku sampai ke kamar, lalu membantuku duduk di ranjang. Kini kami sama-sama telanjang bulat.




















