Haruskah saya membuat kaumku yang lain merasakan perih itu? or just lying and tell her everything is right? Film Porno and please answer the truth”. Meninggalkannya begitu saja, atau harus tetap tinggal untuk melihat reaksinya? “Ryooo…..aahhhh…!!”. Saya hanya bisa memandangi mata Revy yang mulai berkaca-kaca saat kembali ia berkata, “Maybe I don’t love him as much as I love you, but he is real for me, Ryo…… And you seems just like a dream for me”, Revy terdiam sejenak, “…and I can’t live in dreams. Sebagai wanita di usiamu, kamu memang wajar menuntut itu. Kita menjadi semakin akrab, seperti seorang anak kecil yang tidak mau lepas dari mainan favoritnya yang telah lama menghilang. Bagus memang, tapi tetap ada sisi romantisnya yang hilang. Seems just like yesterday…. Terasa sentuhan lembut tangan Revy pada pinggulku dan mendorongnya ke depan untuk menghujamkan kejantananku dalam tubuhnya.




















