“Mas…?” tanyaku keheranan. Melihat nafsu birahiku yang semakin tinggi, mas manto memindahkan tangan kanannya dari payudaraku dan menelusupkan kedalam celana dalam hijauku. Bokep Japan Merasakan permainan dua lelaki mesum ini pada tubuhku, aku hanya bisa pasrah, melenguh keenakan dan membiarkan mereka memainkan semua aurat tubuhku sesuka mereka.“Enak dek?” Tanya mas Manto
“Hggghhh….”
“Mau mas sodok sekarang dek?” tanyanya lagi. Dibelakang tubuhku, Mas manto seperti memakai holahop, menggoyangkan pinggulnya maju mundur dengan cepat. Bak polisi yang sedang dalam tugas penyergapan. Walau bukan pertama kalinya keseksian tubuhku dinikmati mata lelaki lain, namun hal ini adalah pertama kalinya aku memperlihatkan aurat tubuhku di tempat umum. Kulihat tubuh kurus Ogie yang berwarna kuning pucat sekarang sudah berwarna kemerahan, tanda darah birahinya sudah memanas. “Nakal kamu yaaa…” ujar mas Manto sambil mulai menghujamkan batang raksasanya dalam-dalam ”…istriku nakal sekali…mirip pelacur murahan…buruan dek …buruan…sepong saja kontol kecil itu…hahahahaha…”
Tak kupedulikan ocehan tak bermutu yang keluar dari mulut mas Manto. Melihat nafsu birahiku yang semakin tinggi, mas




















