She thinks she can win me over with her cute braids, pink sweater, and those girly bows on her skirt, but I know better than that! If there’s one thing that all my years as a guard have taught me, it is that the girls who look more innocent are the naughtiest ones. Bokep Korea The moment she looked at me with those reindeer-like eyes and said, “I’m not hiding anything. You can pat me down,” I knew she was just like all of them. I undressed her and found the product that was missing hiding inside her feminine and sexy bra. Knowing the type of chick I was dealing with, I kept searching for more, touching every inch of her body and shoving my fingers in all her tight holes. When I heard her moan, leaning over my desk, I knew exactly what I was going to ask her to do for me to forget what she did.
Aku pun menuju ke arah yang ditentukan. Kukabulkan permintaannya karena aku sendiri sedang bebas, dan kuputuskan untuk naik tol dan putar-putar kota Jakarta. Sesekali kumasukkan telunjukku ke dalam lubang kemaluannya.Aku jelajahi setiap milimeter ruangan di dalam kemaluan Siska. Seperti halnya salon-salon biasa, suasana salon ini normal tidak ada yang luar biasa dari tata ruangnya serta kegiatannya.Pada pertama kali aku masuk, aku langsung menuju ke tempat meja reception dan di sana aku mengatakan niat untuk potong rambut. Salah satu tangannya menyelinap di antara belahan pantatku, menyentuh anusku, dan merabanya.Siska melanjutkan perjalanan lidahnya, naik semakin ke atas, perlahan-lahan. tapi kamu mau khan kalo kita nggak pacaran dulu?” tegasku“Ok, kalo itu mau kamu, mm.. Kubuka kancing celananya. ngomong-ngomong situ baru sekali ya potong di sini?” sambungnya sambil tetap memotong rambut.“Iya..





















